MAS Ulumuddin Menyelenggarakan Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta
Lhokseumawe, ( Humas MAS Ulumuddin Lhoksuemawe) 7 Agustus 2026. Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ulumuddin menyelenggarakan pelatihan kurikulum berbasis cinta (KBC). yang diikuti oleh seluruh GTK yang bertugas di MAS Ulumuddin. Kegiatan ini dilaksanakan di Lab mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.
Acara dipandu oleh pembawa Acara, Kepala Madrasah Musdar,S.Pd.I.,M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya seluruh elemen madrasah baik guru maupun tenaga kependidikan memahami secara mendalam konsep Kurikulum Berbasis Cinta sebagai bekal dalam mengembangkan proses pembelajaran di MAS Ulumuddin dan upaya memperkuat pendidikan karakter yang berlandaskan nilai kasih sayang, toleransi, dan kemanusiaan di lingkungan madrasah.
Beliau berharap seluruh guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran sehingga tercipta lingkungan belajar yang nyaman, inspiratif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik secara utuh.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pengawas Madrasah Kota Lhokseumawe, Drs. Muhammad, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pendekatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang humanis, religius, nasionalis, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Pelatihan menghadirkan M. Sahrum, M.Pd. sebagai narasumber. Dalam paparannya, Ia menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai cinta ke dalam seluruh proses pembelajaran. Pendekatan ini mendorong peserta didik memahami ilmu pengetahuan, termasuk sains, sebagai jalan untuk mengenal kebesaran Allah SWT sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
Menurutnya, implementasi KBC juga menjadi solusi dalam membangun budaya madrasah yang damai, inklusif, dan saling menghargai.Melalui pembelajaran yang mengedepankan empati, kolaborasi, dan pengalaman nyata, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menjadikan nilai cinta sebagai jiwa dalam setiap proses pembelajaran. Cinta dimaknai dalam lima aspek utama: cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta kepada diri sendiri dan sesama, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada bangsa dan negara.Pendekatan ini juga menjadi jawaban atas tantangan zaman seperti intoleransi, disintegrasi sosial, dan krisis moral. Dengan menghadirkan nilai cinta, pendidikan diharapkan melahirkan generasi yang lebih inklusif, harmonis, dan berkarakter.
Kegiatan ditutup dengan refleksi berupa perencanaan pembelajaran yang ditugaskan kepada seluruh peserta pelatihan, sebagai bentuk pengaplikasian materi yang telah dipelajari. Acara kemudian diakhiri dengan doa dan sesi foto bersama.Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh GTK MAS Ulumuddin dapat meningkatkan kompetensi, memperkuat strategi pembelajaran, serta menghadirkan proses pendidikan yang lebih bermakna dengan berlandaskan cinta kasih.

